| Kementerian |
MEDIA CETAKSebuah seri buku Sejarah Kebudayaan Indonesia telah terbit dalam tahun 2009 ini, dan terdiri atas delapan jilid. Penerbitnya adalah P.T. RajaGrafindo Persada, sedangkan yang mengkoordinasikan dan mendanai penulisannya adalah Direktorat Geografi Sejarah , Direktorat Jendral Sejarah dan Purbakala, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Seri buku ini, yang keseluruhan jumlah halamannya mencapai 2155, dimaksudkan sebagai semacam pemutakhiran terhadap buku R. Soekmono yang cukup ringkas, Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia yang terdiri dari 3 jilid dan terbit tahun 1973. Buku baru tahun 2009 ini diancangkan sebagai buku dasar tentang Sejarah Kebudayaan Indonesia yang mengacu ke hasil-hasil penelitian mutakhir. Editor umum dari keseluruhan seri adalah Mukhlis PaEni, sedangkan masing-masing dari kedelapan buku itu mempunyai seorang Editor Tema dan sejumlah penulis. Upacara tradisional adalah bentuk apresiasi masyarakat yang berhubungan dengan unsur emosi religius, organisasi keagamaan, sistem kemasyarakatan, sosial, pengetahuan, teknologi, kesenian, keagamaan, dan ekonomi sehinga mampu merangsang rasa solidaritas dan kesamaan nasib di antara sesama anggota masyarakatnya. Dalam hal ini tentu saja pelaksanaan upacara tradisional menjadi penting dan tetap aktual dalam kajian antropologi. Jurnal Kepariwisataan Indonesia merupakan majalah ilmiah berkala bidang kepariwisataan yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kepariwisataan, Badan Pengembangan Sumber daya, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Jurnal Kepariwisataan Indonesia memuat hasil-hasil penelitian dan pengembangan, kajian, serta pemikiran dalam kepariwisataan. Judul asli: Bali: Tourism Cultural et Culture Touristique, karya Michel Picard, Editions l'Harmattan, Paris, 1992. Buku ini diterbitkan atas dukungan Departemen Luar negeri Prancis dalam rangka program bantuan penerbitan yang dikelola oleh Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, bagian Kerja Sama dan kebudayaan, serta Pusat Kebudayaan Prancis di Jakarta. Buku Statistik Kebudayan dan Pariwisata Tahun 2006 berisi informasi tentang keudayaan dan pariwisata yang konsisten dengan tahun sebelumnya yang diikuti penambahan data sesuai dengan perkembangan saat ini. Terjemahan dari naskah asli Tourism Enriches (UNWTO). Pariwisata memperkaya kehidupan di bidang saling pengertian, perekonomian, kewirausahaan, perdagangan, pembangunan, masyarakat, kehidupan, dan perdamain, Jurnal Kebudayaan Volume I No. 1 edisi bulan Juni 1006 adalah satu di antara media publikasi berbagai hasil pemikiran, penelitian dan penelaahan dari berbagai aspek kebudayaan, baik benda maupun tak benda, yang ditulis oleh perorangan di lingkungan Pusat Penelitian Kebudayaan dan Pariwisata dan pelum pernah diterbitkan sebelumnya.
Data dan informasi yang berguna untuk menunjang apresiasi terhadap film Indonesia, baik kepada masyarakat, kalangan akademisi, dan pelaku usaha perfilman. Irini Dewi Wanti, dkk. Dalam satu tulisan AB. Lapian salah seorang sejarawan yan mempunyai banyak literatur tentang sejarah maritim pernah menulis, "hingga sekarang belum banyak sejarawan asing maupun sejarawan Indonesia yang memberi perhatian khusus terhadap aspek-aspek maritim di Asia Tenggara. Oleh sebab itu belum ada sebuah karya yang komprehensif membahasa sejarah maritim Asia Tenggara. Di tengah perkembangan masyarakat kontemporer, telah banyak seniman juga menggunakan media-media baru yang berbasis pada perkembangan teknologi komputer, manipulasi digital, internet, dan video (audio visual), sebagai sebuah medium eskpresi. |
|
![]() |
|||
| Copyright © 2006 Ministry of Culture and Tourism, Republic of Indonesia. All rights reserved | Home | Contact Us | ||